Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Oktober 2020

Apa Itu Quarter Life Krisis?


Quarter Life Krisis ialah masa saat Kamu, selaku seorang Individu merasa ragu/Insecure (tidak yakin), dan karenanya hilang arah kepada kala depan. Biasanya ini terjadi alasannya berkaitan dengan Karir, Finansial, dan Relationship.





Berdasarkan Statistika  86% orang banyak mengalaminya, kala ini sering terjadi dikala peralihan dari dunia perkuliahan ke dunia kerja. Untuk mengenali apakah Kamu betul-betul mengalami Quarter Life Krisis, kamu harus tahu terlebih dahulu Karakteristiknya.





  1. Kamu selalu merasa tidak cukup baik dan merasa bahwa orang lain akan selalu lebih baik dari Kamu.
  2. Suka membanding-bandingkan diri Kamu dengan sobat Kamu sendiri.
  3. Selalu bertanya-tanya terhadap keputusan yang sudah diambil
  4. Kamu senantiasa merasa khawatir dengan kala depan. Kamu merasa terjebak dan putus asa dengan keadaan yang  sulit atau tidak bisa diubah. Seperti selalu mempertanyakan:
    • Apakah saya telah menentukan jurusan yang sempurna?
    • Apakah pekerjaan ini tepat untuk aku?
    • Apakah ia pasangan yang tepat?
  5. Kamu menjadi Bingung dengan tujuan hidup Dari pertanyaan-pertanyaan pada point 4 tersebut membuat, Kamu menjadi resah dengan arah tujuan hidup Kamu.
  6. Kamu menjadi Rentan dan Cenderung Depresi, bila sudah meraih point ke-6 ini semestinya Kamu mulai untuk melaksanakan konsultasi ke Psikolog/Psikiater. Supaya kau tida salah dalam mendiagnosis keadaan diri Kamu yang sekarang.




Quarter Life Krisis ini sungguh tidak baik untuk kemajuan diri Kamu, untuk itu hindari hal-hal yang mengarahkan kepada karakteristik ini ya. Misalnya saja membandingkan diri Kamu dengan orang lain, hal itu saja pasti salah. Setiap insan mempunyai keunikan, untuk itu Kamu mesti tetap mengasihi diri kamu apa adanya.



Sumber yl.com

Selasa, 06 Oktober 2020

Telat Menyadari Salah Jurusan? Ini Sebab, Guys!


Well, Dudes! Apa kabar kuliah kalian? Apakah kalian telah menyadari telah pada posisi dan jurusan yang sempurna? Ya, sekian persen dari kalian pastinya telah ada yang merasa pada posisi yang tepat. Eits! Jangan melalaikan satu hal, ada sekian persen juga yang masih merasa salah pilih jurusan. Sering kali terbesit dihati “rasanya saya engga cocok di jurusan ini, layaknya aku pindah jurusan sajaL”.  Yups. How do you think, Guys? Mengapa bisa berpikir demikian? Ya, alasannya kalian kurang sempurna memilih jurusan sebelumnya.





Tak diherankan, fase yang sungguh memusingkan sehabis mendekati era akhir jenjang SMA adalah fase dimana kalian harus menentukan kemana kisah hidup kalian akan berlanjut, apakah melanjutkan studi perguruan tinggi atau kerja. Untuk opsi yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tinggi atau sejenisnya, niscaya akan mulai mempertimbangkan “O, Jurusan apa yang mau saya ambil? Aku mesti masuk universitas bergengsi yang manakah? Apakah aku akan lolos cobaan masuk perguruan tinggi?” Ya, tentu saja pertanyaan-pertanyaan mirip itulah yang mulai  bermunculan di mesin berpikir kalian. 😀 Yang niscaya tidak ada salahnya dong jika kalian mulai menimbang-nimbang planning dan keadaan sesudah kalian  akhir sekolah nanti, hanya saja pikirkanlah keputusan kalian sebaik mungkin alasannya adalah itu menjadi salah satu aspek yang mempengaruhi keberhasilan kalian dimasa mendatang.





Oh ya, tanpa perlu berlama-lama. Langsung aja simak apa saja alasanya!






1. Ingin Sesuai Standar Prospek Kerja





Jika ada yang menyatakan “Kuliah untuk kerja” itu adalah betul, sebab selesai dari pendidikan ini bermaksud biar kita mempunyai cukup bekal untuk dibawa kedalam dunia kerja dan menjadi profesional dalam bidang yang kita pernah tempu semasa pendidikan, yang pastinya kita semua disini memiliki cita-cita yang menjangkau langit, betul bukan? Ya, tentu saja 😀





Nah, perlu kita sadari semua bahwa menentukan jurusan sesuai dengan kesempatan kerja yang kita kehendaki nantinya itu yakni benar. Tetapi, kalian tentu saja melupakan suatu hal penting, Fellas.





Dalam memilih jurusan harus sarat dengan pertimbangan, jangan sampai memilih jurusan tidak dengan mengimbangi passion kalian. Karena hal itu akan menciptakan kalian merasa tidak tenteram dalam menjalani kuliah itu sendiri, sering mencicipi malas mengikuti pelajaran dengan argumentasi tidak mengerti kemudian nilai kalian menjadi buruk dan hasilnya tidak maksimal. Padahal, itu dikarenakan kalian tidak satu passion dengan jurusan yang kalian pilih sehingga kalian tidak bisa menikmati setiap prosesnya secara baik dan tenteram.





2. Mengikuti Tuntutan Orang Tua





Sebagai seorang anak memang sudah selayaknya menghormati dan menghargai usulan orang bau tanah kita, dan bukan mempunyai arti pula kalian sepenuhnya mengikuti semua permintaan orang bau tanah kalian. Sebenarnya apa yang dituntut oleh orang bau tanah terhadap kita sangat bagus, sebab orang tua ingin yang terbaik untuk era depan anaknya. Untuk kita sebagai anak juga tidak salah kalau ingin mengikuti permintaan orang renta kita untuk menjadi lulusan kedokteran, tambang, dan masih banyak lagi. Tapi, kalian pekalah kepada batas kesanggupan kalian, apakah yang dituntut oleh orang bau tanah kita sesuai dengan passion kita? Apakah kita menyukai jurusan tersebut? Apakah kita punya cukup skill pada bidang itu? Ya, bila ya maka silahkan kalian fokuskan dan bila tidak, maka jangan. Karena kuliah selama lebih kurang 4 tahun itu terbilang cukup lama, dan jangan hingga kalian menyia-nyiakan waktu kalian untuk hal yang pada akhirnya ilmu tidak kalian peroleh secara maksimal. Apakah kalian mampu, kawan untuk menjalaninya selama itu? “Hahaha, ya enggalah”:D.





Ada baiknya, Fellas jikalau kalian kompromikan kepada orang renta kalian , sebab sebuah hal yang dilakukan terpaksa sungguh menyebabkan diri kita menjadi sukar penampilan secara maksimal.





3. Ambisius Ingin Masuk Kampus Bergengsi





Hello, Guys! Hari gini masih ambis masuk kampus bergengsi? Takut gak selevel ya sama temen yang lain kalo kalian ga ikut masuk kampus yang kondang juga? Wkwkw.





Mindset yang mirip ini harus dipebaiki ya, Kawan! Jangan ambisius masuk kampus terkemuka namun kalian melewatkan kemampuan dan skill kalian ada pada titik mana?.





Ingat, ambisius mirip ini sama saja dengan kalian mengikuti tolok ukur society agar kalian mampu terpandang. Tentu saja ini kesalahan besar, ya! Karena kesuksesan seseorang tidak diukur dari latar belakang pendidikannya, yang terpenting yakni skill dan kemampuannya.





Sedikit advice untuk kalian, Fellas dalam menyikapi salah jurusan ini sebelum terjadi yakni dengan memilih jurusan yang memang alasannya tepat dan berkala secara sarat telah kalian pikirkan dengan baik-baik. Terlebih lagi, suatu motivasi dari dalam diri kau yang wajib kalian tanamkan dan bukan motivasi dari luar diri yang hanya akan menciptakan kita menjadi goyah kepada opsi kalian.





Semoga bermanfaat, Fellas! 😀





Penulis: Rahma HF





Editor: Alek’s



Sumber yl.com

Minggu, 04 Oktober 2020

Ampuh! Hal Ini Mampu Meningkatkan Motivasi Belajarmu


Hal yang dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Kamu – Halo, Fellas Impiano! 😀 Berapa menitkah kalian telah meluangkan waktu untuk mencar ilmu? Meskipun itu cuma sekedar membaca buku, tetapi itu juga dinamakan berguru dong. Mungkin kalian yang membaca artikel ini yakni kalian yang tergolong selaku kelompok yang di rumahnya punya rak buku khusus yang tersusun rapi dengan aneka macam macam klasifikasi buku, baik dari SD sampai ke Sekolah Menengan Atas, fiksi maupun nonfiksi. Ya, hanya saja buku – buku tersebut kerap kali dianggurkan tak pernah terlirik untuk dibaca betul, bukan? Heheheh.





Baca Juga: 5 Cara Efektif Mengatasi Rasa Malas Belajar UTBK dan Ujian Mandiri





Jika kalian ingin menjadi orang berintelektual dan sarat akan berbagai pengetahuan maka, harusnya  kalian mencar ilmu dengan ulet. Ingat pepatah jaman dulu, sejak jaman orang bau tanah kita yang mana mereka senantiasa mengingatkan kepada kita bahwa acap kali mereka mendapati pepatah yang seperti ini “Tuntutlah Ilmu Sampai Ke negeri Cina” dan tentu kita tidak abnormal dengan pepatah ini. Nah, Tahukah kalian makna pepatah tersebut? Ya, pepatah ini bermakna bahwa jangan pernah berhenti dan merasa puas untuk belajar dalam menuntut  ilmu, sebab kian kita menggali sebuah ilmu dengan belajar maka kian banyak ilmu baru yang kita peroleh. Ilmu itu tidak akan ada habisnya dengan kita berguru terus – menerus, Kawan. Semangat! J





“Semakin banyak mengenang, bertambah banyak yang lupa. Semakin banyak mencar ilmu, semakin mempertahankan ingatan lama dan menambah hal gres yang diingat”.





Nah, Fellas perlu ketahui bahwa secara teori seorang filsuf Thomas Hobber dalam ilmu psikologi adalah motivasi sama dengan semangat yang mana motivasi ialah suatu alasan yang mendasari semua sikap yang dilaksanakan oleh insan.





Baca Juga: Cara Menghilangkan Rasa Malas Kamu dengan Metode Woop





Motivasi yang terjadi dalam diri seseorang  terbagi kedalam dua klasifikasi, ada yang mempunyai motivasi “untuk menghindari penderitaan” dan ada yang mempunyai motivasi “untuk menerima kebahagiaan”. Contohnya saja, setiap orang memiliki niat untuk belajar, tetapi dengan masing – masing tujuan berlainan.





Karena setiap orang punya pengelompokkannya sendiri bahwa dia belajar dikarenakan apa? Ada yang belajar sebab ingin tahu terhadap sebuah hal, ingin mendalami ilmu yang satu linear dengan passion-nya, sekedar having fun, takut orang bau tanah murka jikalau tidak belajar, ingin mengejar-ngejar target sebuah Perguruan Tinggi Negeri, atau hanya sekedar ingin dikenal oleh masyarakat. Ayo, kita bahas mengenai kedua motivasi tersebut!





Well, this the main topic Guys!  Motivasi sebenarnya terbagi kedalam dua kategori ini mampu menjadi suatu formula agar mampu diketahui dengan mudah setiap perbedaan keduanya. Formulanya ialah motivasi sebab mengutamakan kebahagiaan pasti akan menawarkan kepuasan yang lebih ketimbang   melaksanakan langkah-langkah dengan motivasi untuk menghindari penderitaan atau paksaan.





Nah, yang pertama ialah acuan pikir seorang individu dengan motivasi untuk menyingkir dari penderitaan, ini lebih mementingkan semoga dirinya tidak terjebak dalam bundar penderitaan atau paksaan suatu pihak dan menurut mereka ini lebih memudahkan mereka dalam suatu langkah-langkah, sebut saja mereka menjadikan mencar ilmu itu yakni sebuah keharusan.





Maka, dari itulah mengapa kaum yang belajarnya atas dasar motivasi “untuk menyingkir dari penderitaan atau paksaan” ini lebih cenderung mencar ilmu dengan istilah mencar ilmu angin – angin, kalian ngerti ga sih tujuannya? Ya, jadi begini, umpamakan saja kalian lagi berada di kelas dan guru dengan acara pelajaran yang sangat tidak kalian sukai hendak memulai pelajaran, tetapi kalian ambil posisi aman saja kan ya mau tidak mau kalian mesti mengikuti kelas pelajaran tersebut supaya terhindar dari nilai yang terancam dan terhindar dari ketidakhadiran alpa.





Sedangkan yang kedua ialah individu yang mempunyai motivasi mencar ilmu “untuk kebahagiaan” lebih bervariasi acuan pikirnya, alasannya adalah mereka lebih cenderung menjadikan berguru yaitu sebuah kebutuhan dan mereka mau untuk belajar. Analogikan saja kalian sedang mengikuti kelas matematika kalkulus yang sudah jelas matakuliah kalkulus ini salah satu matakuliah yang paling disingkirkan sobat – sahabat kalian, tetap kalian mengikuti kelas tersebut dengan hening dan santai yang mana feelling  kalian ketika kelas lebih ke arah “yoa I enjoy the class and having fun!”, dengan motivasi atas dasar kebahagiaan mirip ini menciptakan kalian mampu meresapi inti dari bahan kelas yang disampaikan oleh dosen bersangkutan.





“Motivasi Untuk menyingkir dari penderitaan = Keharusan berguru Motivasi untuk menerima kebahagiaan = Kemauan berguru”





Nah, Jelas sekali letak perbedaan pada kedua jenis motivasi belajar atas dasar karena untuk menyingkir dari  penderitaan atau paksaan dan motivasi belajar atas dasar alasannya kebahagiaan. Motivasi belajar untuk menghindari penderitaan atau paksaan yang cenderung memberikan pengaruh yang kurang baik kepada individunya, yang mana membuat mereka belajar menjadi tidak efektif perihal apa yang mereka pelajari, dan hanya menciptakan mereka mempunyai rasa jenuh juga letih untuk berguru sebab mencar ilmu itu menjadi beban saja untuk mereka dan dalam otak mereka hanya tertanam “saya harus belajar semoga aku bisa aman dari permintaan apapun”. Yap,  Berbeda halnya dengan yang memiliki motivasi belajar untuk menerima kebahagiaan, individu yang berguru dengan motivasi seperti ini akan lebih menimbulkan bahwa belajar itu ialah sebuah keperluan dan dia mau untuk berguru, sehingga dampaknya terhadap individu tersebut ia mencar ilmu dengan enjoy, yang beliau pelajari menjadi efektif, serta mereka having fun kepada apapun yang mereka pelajari.





Fyi, Fellas mampu kalian bandingkan kini motivasi manakah yang cocok untuk diterapkan dalam kseharian semoga bisa memajukan motivasimu dalam belajar. Sudah tentu saja motivasikan diri kalian bahwa kalian belajar untuk menerima kebahagiaan, alasannya lebih memiliki pengaruh nyata bagi kalian yang hendak mencar ilmu dan menikmati apa yang kalian pelajari.





Semoga berfaedah untuk kita semua! Arigatou J





Penulis: Rahma H.F





Editor: Aleks



Sumber yl.com

Selasa, 29 September 2020

3 Cara Menghadapi Quarter Life Crisis


3 Cara Menghadapi Quarter Life Crisis – Tahukah kamu, apa itu Quarter Life Crisis? Dan mungkin sudah tidak gila dengan perumpamaan ini. Quarter Life Crisis yaitu perilaku emosional yang kadang kala terjadi pada orang yang menginjak usia rentang 20th – 30th .





Baca Juga: Mengenal Quarter Life Crisis Lebih Dalam





Sikap yang mereka alami adalah sikap yang dipenuhi oleh kegelisahan, keraguan dengan kemampuan diri, bahkan merasa kebingungan untuk menentukan arah hidup mesti kemana dan akan menjadi apa.  Nah, Quarter Life Crisis ini mampu terjadi alasannya dipicu oleh beberapa hal mirip, karir, finansial, atau relasi. Karena hal tersebut dapat memicu tekanan kepada diri sendiri ataupun lingkungan yang mana belum bertujuan jelas, dan banyak opsi yang menciptakan banyak keraguan dan kebingungan dalam pertimbangan untuk memilihnya.





Baca Juga: Cara Menghilangkan Rasa Malas Kamu dengan Metode Woop





Dalam definisi yang lain, dapat dimengerti pula bahwa Quarter Life Crisis ialah perasaan dimana kamu merasa insecure atau mewaspadai dirimu sendiri sehingga membandingkan dirimu dengan orang lain yang tampakbegitu berbeda dengan kamu.





Next to the topic, saya akan membahas tentang cara bagaimana bisa menghadapi Quarter Life Crisis.






1. Pergilah keluar kota (Go Out Of Town)





Percayalah, disaat kamu mengalami Quarter Life Crisis seperti ini sudah pastinya diri kau memerlukan hal baru yang dapat mengganti pandanganmu. Cobalah untuk pergi dari kotamu dan sebut saja itu “merantau” atau bisa juga hanya sekedar travelling sebagai penyegaran diri. Jika kau pergi keluar dari zonamu, itu akan menenteng kamu pada udara baru, iklim kehidupan gres, hal baru, dan telah pastinya potensi yang lebih besar untukmu berkembang.





2. Produktifkan kurun mudamu (You Still Young!)





Just Remember, manfaatkanlah usia mudamu itu untuk menjadi sosok yang lebih mobile yang artinya tak ada salah jikalau kau melaksanakan banyak hal sampai kau memperoleh, “dimankah, dan apakah yang benar untuk diriku?”. Lakukanlah banyak hal, melangkahlah dengan banyak langkah dan jangan sedikitpun kau merasa kau akan salah ambil langkah, karena dengan kau merasa mirip demikian hanya akan membuat kamu membisu di daerah dan tidak akan meningkat sampai kapanpun. But, don’t be scare dan cobalah yakin bahwa kamu bisa, jangan ragukan kesanggupan yang ada dalam dirimu dan “Let It Flow” terima, tinggalkan saja dan biarkan mengalur seiringan dengan kau yang berproses meng-explore diri.





3. Jadikan hidupmu punya kisah (You Only Live Once)





Hidupmu cuma satu kali dan tak akan mampu rewind  ke era lampau, atau terulang dua kali mirip di sinetron. Di usiamu yang masih terbilang sangat muda ini takkan cukup kalau cuma dihabiskan dengan merenungi dan memutuskan “saya harus bagaimana? Ah, sepertinya saya harus begini”, tidak dan pastinya tidak dengan begitu. Tetapi, keluarlah dari zona anggapan yang sedemikian dan kalau bukan kau yang memulai untuk bertindak, pertualangan hidupmu tak akan dimulai. Hanya dirimu yang mampu take you out of the circle. Ingatlah, bahwa kau mampu melalui seluruhnya dan hidup itu berpola bahwa jika ada usaha maka fase sulitmu akan terlampaui.





Nah, itulah tiga hal yang dapat kau simak kebermanfaatannya untuk mampu menghadapi Quarter Life Crisis. Jangan berlama – lama pada fase ini, tetapi cobalah untuk menghadapi perasaan yang membuat kamu terjebak pada fase ini dan jadikanlah dirimu untuk menyadari bahwasannya masih banyak kesempatan diluar sana untukmu menjadi lebih baik. Perjalanan hidupmu masih panjang, dan takkan cukup jikalau cuma dengan secuil pengalaman yang kamu ciptakan dalam hidupmu.





Semoga gosip berikut bermanfaat, Arigatou J.



Sumber yl.com

Kamis, 24 September 2020

Cara Cepat Dan Efektif Move On Dari Seseorang


Cara Cepat dan Efektif Move On dari Seseorang – Suatu hal yang masuk akal kalau seseorang susah untuk lupa akan sosok penting yang pernah singgah memberikan warna dalam hidupnya dan hal ini mempunyai istilah, ya let’s saystuck in that hole”, Kamu terjebak dalam lubang itu; lubang ingatan yang sudah sepatutnya menjadi kenangan saja bagimu tidak untuk diulang, dan biarkan ia pergi tanpa menyisakan sapa perpisahan sedikitpun. Nah, dari narasi singkat tadi aku akan membahas tentang cara cepat dan efektif untuk move on.





Baca Juga: 5 Ciri Seseorang Sedang Mengalami Depresi





Apa yang kau fikirkan perihal move on? Pasti yang kamu pertimbangkan perihal move adalah tindakanmu untuk melalaikan ia yang pergi meninggalkanmu atau ia yang kamu lewati. Nah, jikalau kau menduga demikian tentang move on maka, itu salah. Mari kita perbaiki pandanganmu itu, bahwa move on tidak sama dengan tentang melalaikan. Mengapa? Ya, jikalau kamu menjajal untuk move on dan sepenuhnya kau ingin move on dengan tujuan untuk melewatkan. Maka, move on akan terdeteksi sulit bagi kamu.





Move on bukan ihwal secepatnya lupa, tetapi tentang segera menghilangkan”





Untuk kau yang ingin move on, ada skenario sederhana yang menjadi kiat semoga bisa kamu kerjakan untuk move on. Ketahuilah, bahwa hidup itu sarat dengan kontradiktif dan lucunya lagi hal ini sungguh positif kontradiktifnya terjadi dalam diri ialah; otak kau banyak maunya, kamu sederhana saja inginnya lupa akan segala hal wacana dia, tetapi kamu malah bertambah banyak mengingatnya. Begitu bukan? Ya, pasti dong. Contoh saja, saya meminta kau  untuk lupakan ada gajah berwarna pink, let’s see apakah kamu telah lupa? Pasti kian ingat adanya ya. So, jika ingin move on bukanlah dengan memaksakan dan menekan diri untuk lupa, tetapi cobalah untuk menghilangkan rasa yang pernah ada.





Baca Juga: 3 Cara Menghadapi Quarter Life Crisis





Lalu, yakinkan diri kamu untuk menetralisir rasa itu dan segala hal tentangnya. Well, mulailah untuk menerima realita. Terimalah hal – hal dan rasa negatif yang berdatangan padamu; jangan tekan diri kau untuk pura – pura sama sekali tidak sedih, marah, galau, galau. Trust me, semua rasa yang timbul itu yakni masuk akal, karena indikatornya yaitu keadaan dan keadaan dimana dikala itu kamu sedang kehilangan bab yang telah menjadi kebiasaan yang ada dalam hidupmu sebelumnya, perasaanmu ketika itu sedang pada level yang senang kemudian datang-tiba dijatuhkan. Tetapi, cobalah untuk menerimanya dengan tulus. Ingatlah bahwa hidup ini sungguh bersifat kontradiktif, jangan sekalipun menekan diri kamu untuk lupa atau bahkan pura – pura tidak mencicipi. Katakan pada hatimu untuk menerima,  let it go dan jangan ikat ia tetap dalam hatimu.





Semakin kamu ingin lupa, makin berpengaruh kamu mengingatnya”





Ingatlah, dirimu butuh meditasi dari syoknya kondisi hatimu. Maka, take a breath for a while dan tentu saja kau akan merasa cukup damai. So, start a new day! Mulailah membuka pandangan berpikirmu lebih kedepan, lanjutkan planning hidupmu akan melangkah kemana. Mungkin kau mampu menuntaskan hal yang belum mampu terlaksanakan dikala kamu masih bareng mantanmu; entah itu travelling ke suatu kawasan impianmu, atau me time dengan hobimu, do it all.





Untuk kedepannya, dikala ini kau mampu mulai menciptakan penyusunan rencana dalam jangka panjang dan dalam jangka pendek, mulailah membangun komunikasi dengan orang – orang dan lingkungan gres, semoga lebih mempercepat terbiasanya kamu tanpa kehadirannya. Dalam jangka 1 atau 2 bulan rasa duka, murka, bingung, gundah, teringat tentang beliau mulai memudar walaupun masih suka ghosting dalam benak dan pikiranmu sesekali. Percayalah, kamu mampu melalui semua itu dengan berpengaruh dan tegar. Jika dia tiba-datang terlintas dipikiranmu, yakinkan saja pada hatimu “ia udah pergi, gak ada guna saya memikirkannya”. Sedikit perih akan masih terasa, namun apa salahnya bila kau enjoy saja dengan itu semua, just let it flow karena luka ini akan secepatnya rampung seiringan dengan berjalannya waktu dan kamu terus fokus pada planning hidupmu selanjutnya.





Someday, kau akan memperoleh keadaan dimana kau secara tanpa sadar sudah melalaikan dan hilang rasa dimana kamu begitu terpuruk dan duka teramat dalam, karena perhatiaanmu telah teralihkan oleh banyak hal baru yang sudah kamu lakukan. Tetapi, timbul rasa gres yang tak mampu kamu abaikan ialah rasa cemas. Ya, rasa cemas kepada diri kamu sendiri karena kau takut memori yang cukup menyiksa hati dan batin terulang kembali. Rasa cemas itu timbul alasannya kau telah mulai erat seseorang baru yang dapat memberikan kamu ketentraman sampai kau betul – betul lupa akan beliau yang dahulu pernah menyisihkan tabrakan luka. Si ia bisa saja ialah sahabat kau satu kampus, atau sobat kerja kau, atau bahkan partner tender kau, dan siapa pun itu, no one know now.





Nah, menurutmu apakah rasa khawatir itu muncul bersifat wajar? Oh, ya pastinya sangat masuk akal. Dikarenakan hati kau akan jadi lebih selektif menentukan ia yang baru untuk mengisi hatimu kembali, hatimu sudah cukup untuk merasakan sedih yang teramat dalam itu; maka kamu akan lebih berulang kali memastikan apakah ia benar tidak akan menyakiti atau menciptakan sakit yang kemudian. But, don’t take time too long  dalam rasa cemasmu itu.





Pada perumusannya, kalau kamu merasa cemas atau takut berkesinambungan it means  kamu tidak mengalami perkembangan; beda halnya dengan kau mencicipi takut dan khawatir namun kamu segera merespon dengan mengambil tindakan it means kau mengalami pertumbuhan. Seperti apakah kemajuannya? Ya, kau memulai relasi baru dengan orang baru tetapi tidak dengan mengharap ya, dan inilah yang dinamakan action is equal to progress.





Jika memang adanya cinta yang datang padamu, tiada salahnya kau untuk membuka hati apabila kamu telah siap dengan cinta yang gres. Jangan lupa tanya hati untuk segala pertimbangannya. Jika, iya kamu siap untuk hati yang gres cobalah jalani dengan enjoy.





Cinta itu penuh dengan misteri, maka mesti siap dan kuatkan hati untuk segala keadaan dan kemungkinan yang terjadi kedepannya.





Yap, sekian isu tips move on kali ini. Semoga bermanfaat, Arigatou J



Sumber yl.com

Rabu, 23 September 2020

3 Cara Gampang Mengorganisir Depresi


3 Cara Praktis Mengelola Stress – Siapa yang tidak pernah mengalami stress? nyaris siapa saja pernah mengalami fase ini. Stress yakni sebuah tanggapanadaptif individu pada berbagai tekanan atau permintaan eksternal dan menghasilkan banyak sekali gangguan meliputi fisik, emosional dan sikap.





Baca Juga: Cara Cepat dan Efektif Move On dari Seseorang





Bila kita tidak pernah mencicipi stress maka kita tidak akan pernah keluar dari zona tenteram kita, sebab kita tidak akan pernah berguru, meningkat , jikalau masih stay di zona nyaman. Sejumlah konflik di hidup kita itu diharapkan agar meningkat dari ketidaktahuan kita. Maka dari itu kita berguru memanage, sebab tertekan ini yakni respon kita terhadap sesuatu yang di luar kontrol kita. Dan tanggapanini bisa kita manage karena ini internal, milik kita.





Baca Juga: Alasan Kenapa Mengenal Kesehatan Mental itu Penting?





Stress tidak disangsikan lagi adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan sampai batas tertentu, bahkan dapat berguna. Tapi pasti tidak semua orang bisa mempergunakan tertekan sehingga jatuhnya malah jadi persoalan. Namun, belajar untuk mengelola stres itu penting agar tidak menjadi berlebihan dan melemahkan.





Hal apa yang bisa dikerjakan untuk mengurus tertekan tersebut?






1. Buat Kata Kunci Motivasi





Saat seseorang mencicipi dirinya tak bisa mengatur stres, cobalah mengubah cara pandang tersebut. Ucapkan suatu kata kunci yang mampu jadi motivasi. Ketika persepsi orang menganggap stress sebagai sesuatu yang jelek maka ketika dihadapkan pada suasana sukar hormon tertekan kortisolnya memang naik. Sementara itu jikalau orang menganggap frustasi sebagai tantangan yang harus dihadapi, otak melepas lebih banyak hormon tertekan dehydroepiandrosterone yang bisa menolong meredakan kecemasan.





Kamu mesti mampu memotivasi diri sendiri untuk setiap apa yang kamu inginkan. Misalkan ibarat kau memegang suatu gelas, kalo kau pegang sebentar tidak akan terasa berat namun bila kamu memegangnya usang akan terasa berat. Stress dan kegalauan hidup mirip gelas tersebut, bila kamu menimbang-nimbang sebentar tidak akan jadi beban namun mulai berpikir lebih usang maka akan terasa lebih berat. Dan bila kau berlarut-larut pada kesulitan dan problem hidup sehari penuh, kamu malah tidak akan sanggup bergerak menyelesaikannya. Ingatlah taruh gelas kau dan mulailah melaksanakan apa yang mampu kamu lakukan.





2. Fokus Pada Manfaat





Memikirkan manfaat yang mampu diperoleh ketika berhasil menghadapi masalah bisa jadi salah satu cara seseorang mengatur efek tertekan yang dirasakannya. Jika kamu menimbang-nimbang faedah konkret dari suatu pengalaman sulit, maka kau bisa jadi lebih merasa memiliki kendali terhadap hidupmu dan senang.





Sebagai contoh dikala kamu depresi alasannya adalah akan melakukan presentasi penting atau bahkan kau frustasi akibat peran kuliah yang terlalu banyak ditambah peran kepanitiaan organisasi. Cukup ingat dan yakinlah bahwa akan ada pengalaman yang mampu diambil dan jadi pelajaran apapun akibatnya. Dan nilai plus nya kau mampu menghadapi suasana hidup yang lebih susah lagi alasannya adalah telah mencar ilmu dari pengalaman sebelumnya.





3. Olahraga dan Mendengarkan Lagu





Ketika seseorang berolahraga maka tubuhnya akan memproduksi hormon senang endorfin yang bisa jadi lawan hormon stres kortisol saat sudah sukar untuk dikendalikan. Bila ingin lebih tambahkan juga lagu pembangkit semangat yang yummy didengar.





Pada dikala kamu merasa kerepotan dengan stres, putar salah satu lagu yang bisa membuat kau merasakan ketenangan. Riset mengambarkan bahwa musik dapat memindah fisiologi respons stress seseorang dan memajukan keyakinan diri Perlu diingat bahwa meskipun kita semua dapat mengambil tindakan untuk mengontrol tingkat tertekan, selalu ada opsi untuk meminta sumbangan profesional bila kau merasa itu tidak mampu dilakukan sendiri. Daripada berlarut-larut dalam depresi dan selalu menghindari stres dalam hidup, lebih baik hadapi dan gunakan untuk keuntungan diri sendiri.



Sumber yl.com

Senin, 07 September 2020

20 Prinsip Hidup Sukses Untuk Kau


Sukses bukanlah sebuah kebetulan. Sukses bukan suatu kecelakaan. Kehidupan yang luar biasa tidak tiba secara kebetulan, sebab menjadi orang beruntung itu butuh persiapan. Untuk menyambut potensi tidak ada yang instan. Untuk sebuah kesuksesan isu baiknya  akan senantiasa ada jalan.





Ada prinsip yang harus Kamu jalani, bila Kamu mau menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan Kamu. Insya Allah Kamu, akan menjalani kehidupan sukses kedepannya. 20 Prinsip hidup tersebut ialah selaku berikut.






1. Tidak Ada Yang Tidak Bisa Kamu Raih Dalam Hidup, Jika Kamu Siap Berjuang Untuk Meraihnya





Tidak ada batasan dalam asumsi, batasan itu kita sendiri yang menciptakannya. Apa yang kita inginkan selalu kita sendiri yang menentukan. Terserah dari kita kita mau jadi apapun tergantung dari diri kita sendiri. Satu-satunya batasan yakni Kamu. Kalau Kamu berpikir bisa Insya Allah pasti akan mampu. Jika Kamu berpikir gagal, maka detik itupun Kamu sudah gagal. 





Tidak ada satupun orang di dunia ini yang bisa membuat Kamu gagal,  kecuali Kamu sendiri. Kegagalan akan terjadi dikala Kamu menentukan untuk menyerah.





2. Bertanggung Jawablah Atas Hidup Kamu Sendiri, Maka Kamu Akan Mengendalikan Hidup Kamu





Kekuatan yang besar lahir dari tanggungjawab yang besar. Keluarlah dari zona tenteram mu, alasannya tidak ada kemajuan dalam zona nyaman. Dan tidak ada ketentraman dalam Zona kemajuan. Sadarilah itu, dan mulailah berjuang.  Orang berhasil tidak pernah membuat alasan, apalagi menyalahkan orang lain.





3. Selalu Bersyukur Dengan Apa Yang Kita Miliki





Orang berhasil yakni orang yang senantiasa bersyukur atas kehidupan ini.  Menghabiskan hari dengan selalu bersyukur akan cepat mengganti hidup kita. Dengan selalu bersyukur akan menghasilkan situasi hati yang lebih baik, anggapan yang jernih, dan hasil yang sempurna. Tapi jangan puas.





4. Jangan Pernah Ragu Dengan Apa Yang Kamu Lakukan





Dunia ini sarat dengan pendapat. Ada yang mendukung Kamu, dan ada juga yang tidak mendukung. Jangan sampai terpengaruh. Fokus dengan apa yang Kamu kerjakan. Jalani hidup Kamu tanpa terpengaruh dengan pendapat orang lain.





Berjalanlah dengan hidup yang Kamu kehendaki sendiri. Kita tidak bisa menciptakan siapa saja lain menggemari kita. Jangan bertopeng jadilah diri sendiri, dan hiduplah atas kemauan kita sendiri. Lebih baik dibenci alasannya adalah menjadi diri sendiri, daripada mesti senantiasa dipuji tetapi menjadi orang lain.





5. Jangan Pernah Berhenti Belajar Dan Mengasah Diri





Terus bertumbuh yaitu kunci. Pemenang dalam hidup ini bukan orang yang bakir, bukan juga orang yang besar lengan berkuasa, namun pemenangnya yaitu orang yang mampu mengikuti keadaan dalam pergantian. Beradaptasi butuh berguru terus secara konsisten. Dengan mencar ilmu Kamu tidak akan jatuh. Ibarat daun yang selalu merasa hijau, ia tidak akan pernah gugur. Berbeda dengan orang yang merasa pandai, dan hebat. Ibarat daun ia akan berwarna coklat dan tinggal menunggu waktu untuk gugur.





Teruslah merasa hijau, dengan senantiasa berguru. Semakin Kamu berguru, kian Kamu akan menciptakan. Semakin Kamu bertumbuh, semakin Kamu akan tahu. Semakin Kamu menyebarkan diri, semakin besar kekayaan sejati Kamu.





6. Hiduplah Dengan Integritas





 Dengan integritas Kamu tidak butuhtakut. Kamu tidak butuhbersembunyi, alasannya adalah dengan integritas Kamu akan melaksanakan hal yang benar. Sehingga Kamu tidak perlu hidup dalam rasa bersalah.





Hidup berintegritas itu yaitu selalu hidup dalam kejujuran. Dan saat hidup dalam kejujuran maka kita akan senantiasa merasa gembira. Integritas lahir Ketika Kamu senantiasa jujur. Bahkan sekalipun saat tidak ada yang menyaksikan Kamu.





7. Berikan Yang Terbaik Dari Kemampuan Kamu





Tidak ada kehidupan yang hebat, lahir dari kehidupan yang umum-lazimsaja. Semua kehidupan yang luar biasa berawal dari asumsi dan langkah-langkah yang luar biasa. Totalitas terhadap apa yang kita kerjakan akan menciptakan sesuatu yang mahir. Paksakan diri untuk senantiasa melakukan yang terbaik. Cintai Apa yang Kamu lakukan, nikmati proses, dan teruslah berjuang Jangan setengah-setengah, karena komitmen itu 0 atau 100%. Sukses atau tidak sama sekali .





8. Kamu Dapat Merubah Cara Pandang Kamu Dengan Mengubah Fokus Kamu





Emosi apapun yang Kamu rasakan, tidak menghiraukan seberapa ekstrimnya emosi itu. Itu mampu diubah dengan cara mengubah fokus Kamu. Ketika hidup terasa berat, belajarlah untuk cepat mengalihkan fokus Kamu ke hal-hal yang lebih bermakna.  Belajarlah terus untuk fokus terhadap rasa syukur terhadap apa yang kita miliki bukan apa yang kita tidak mempunyai.





9. Jangan Mengejar Uang





Ikuti tujuan Kamu. Selalu melaksanakan apa yang berdasarkan kita benar. Lakukan yang kita sukai. Lakukan sesuatu yang mampu menolong banyak orang. Berfokuslah Pada tujuan, maka duit akan mengejar-ngejar kita.





10. Tidak Ada Kegagalan , Kecuali Kamu Gagal Belajar Dari Kegagalan





Semua orang pasti mencicipi kegagalan. Pasti dalam usaha kita, kita pernah mencicipi yang namanya kegagalan. Orang sukses yakni orang yang memiliki kegagalan lebih banyak daripada Kebanyakan orang. Kegagalan yang sebenarnya yaitu ketika kita mengalah, dan tidak bisa berguru dari kegagalan tersebut. Kegagalan bukan akhir dari kisah perjuangan kita. Itu hanya bagian dari dongeng sukses kita nanti. Teruslah berjuang dan jangan pernah mengalah.





11. Hasil Akhir Akan Berbanding Lurus Dengan Pengorbanan





Orang-orang gagal, akan berpikir untuk mengalah mencapai apa yang mereka kehendaki. Orang-orang berhasil fokus pada proses, dan terus berlangsung dengan proses itu. Mereka akan dengan bahagia hati dan selalu berkorban. Karena mereka tahu mereka akan dihargai setelah bisa melewati proses itu.





12. Kesabaran Adalah Kekuatan





Ini bukan mempunyai arti Kamu tidak melaksanakan apa-apa. Kamu harus bersusah payah,melakukan pekerjaan pintar, dan bekerja ikhlas secara terus-menerus. Tapi jikalau hasil yang Kamu dapatkan belum juga datang Bersabarlah Lakukan terus sampai hasil yang Kamu kehendaki itu tiba.





13. Kehidupan Yang Praktis Tidak Akan Ada Harganya





Ketika Kamu menginginkan sesuatu, Kamu mesti siap berjuang mendapatkan hal tersebut. Dan untuk berjuang Kamu harus memperlihatkan semuanya. Jika hal tersebut bisa membuat Kamu bangga dan senang maka sangat layak diperjuangkan.





14. Masa Lalu Kamu, Tidak Akan Dapat Menghentikan Kamu Menciptakan Masa Depan





Tidak ada yang telah terjadi di masa kemudian Kamu, yang dapat menghentikan Kamu dari membuat masa depan yang lebih baik. Mulailah kini lepaskan masa kemudian. Biarkan ia hilang. Fokus dari apa yang Kamu lakukan sekarang, hal ini akan menciptakan hari esok yang lebih baik.





15. Tidak Pernah Terlambat Untuk Menjadi Besar





Tidak ada kata telat untuk menjadi yang terbaik. Tidak ada kata terlambat untuk menjadi orang sukses. Berbuatlah dari dikala ini, berbuatlah dari sekarang. Hidup itu cuman satu kali, satu kali itu harus yang terbaik, dan berarti untuk Kamu, keluarga, agama, negara Kamu, Bahkan dunia ini.





16. Tidak Semua Orang Akan Suka Terhadap Kamu





Tidak siapa pun akan bersyukur kepada keberhasilan Kamu. Beberapa orang akan cemburu. Beberapa orang akan kesal alasannya adalah mereka belum meraih peluangsejati dari diri mereka sendiri, mirip layaknya Kamu. Ini seharusnya tidak akan pernah menghentikan Kamu untuk terus berjuang menjadi yang terbaik. Orang-orang yang menyayangi Kamu akan senantiasa berada di sisi Kamu. Dalam perjalanan hidup, Kamu bila kini Kamu merasa berlangsung sendirian, jangan berhenti. Karena itu tidak akan lama. Sebentar Lagi Percaya saja, Kamu tidak akan berlangsung sendirian lagi.





17. Kebiasaan Akan Membuat Kamu Sukses, Atau Malah Menghancurkan Kamu





Berfokuslah kepada apa yang Kamu raih. Coba dievaluasi dalam perjalanan Kamu untuk meraih impian. Mana aja kebiasaan jelek yang akan menghambat perjalanan Kamu kelak. Tulislah kebiasaan-kebiasaan buruk itu, dan berusahalah untuk menghilangkan semuanya hari demi hari. Tiap hari mesti jadi lebih baik, dari hari yang kemarin. Kebiasaan-kebiasaan yang bagus yang dikerjakan secara konsisten akan melahirkan huruf yang pantang menyerah dan dapat mengemban amanah. Sehingga aksara tersebut akan menciptakan nasib yang bagus dalam hidup kita.





18. Ketakutan Adalah Ilusi





Ketakutan itu dibuat oleh pikiran kita. Ketakutan tidak memiliki kehidupan diluar imajinasi. Kita sendiri mengetahui hal ini. Kamu tidak memiliki alasan untuk menahan diri, tidak ada argumentasi untuk takut gagal, takut penolakan, aib apa saja. Kejarlah apa yang Kamu kehendaki untuk hidup, jangan takut.





19. Tanpa Arah Kamu Akan Berakhir Ditujuan Yang Salah





Jika Kamu tidak tahu kemana Kamu pergi. Kamu akan berakhir di daerah yang tidak terperinci . Orang-orang sukses tahu kemana Mereka pergi. Mereka memiliki tujuan yang terperinci, tujuan yang besar dan tujuan yang memiliki arti mereka berjuang untuk senantiasa mendapatkan itu.





20. Tidak Ada Yang Akan Percaya Pada Kamu Sampai Kamu Melakukannya





Jika Kamu ingin menyaksikan orang lain mendukung Kamu, pimpinlah mereka dengan memberi contoh. Jika Kamu ingin orang-orang yakin pada Kamu, Kamu mesti yakin dengan diri Kamu sendiri. Dan lakukan mulai dari kini. Kalau akan ketidakyakinan bertumbuhlah dengan rasa percaya. Selalu berikan asupan pada pikiran Kamu dengan muatan-muatan yang konkret. Jangan takut untuk menerima pengetahuan gres. Karena perkembangan akan kita peroleh jika kita senantiasa menerima hal-hal gres, dan selalu belajar untuk menjadi yang terbaik. Lakukan 20 prinsip ini dan senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap perjuangan Kamu Insya Allah apa yang Kamu inginkan akan terwujud.







Sumber yl.com