Sabtu, 19 September 2020

3 Cara Menghadapi Kegagalan Yang Baik


3 Cara Menghadapi Kegagalan yang  Baik – Pernah nggak sih kau mengalami sebuah insiden yang tidak mengenakkan dan kejadian itu terulang lagi? Banyak yang meyakini bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Akan senantiasa ada pesan yang tersirat disetiap insiden. Gagal mampu datang dalam segala bentuk dan ukuran, dan itu mampu berlawanan-beda antara satu orang dengan orang yang lain.





Baca Juga: 4 Tips Mengatasi Rasa Tidak Berharga





Misalnya gagal dalam mencar ilmu, gagal dalam menjangkau angka atau nilai yang tinggi, gagal dalam berkarir, gagal dalam mencari jodoh, gagal dalam membangun keluarga bahagia, gagal dalam sebuah pertarungan, dan masih banyak lagi, semuanya itu sudah menjadi hakikat kehidupan insan selaku makhluk yang jauh dari kata sempurna.





Kegagalan demi kegagalan yang dialami seseorang tak jarang menyebabkan kekecewaan yang mendalam, hingga hilangnya iktikad diri. Gagal menjadi kata yang ditakuti sehingga setiap orang berupaya menjauhinya. Kegagalan diibaratkan jurang yang memisahkan antara impian dan kenyataan.





Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengatasi Rasa Minder





Tidak akan ada kesuksesan tanpa kegagalan, karena keduanya tak bisa dipisahkan. Keberhasilan tidak mesti tercapai hanya dengan sekali menjajal . Dengan begitu, sangat masuk akal jika banyak orang yang mengalami kegagalan sebelum akhirnya bisa menjangkau keberhasilan. Apakah kita kalah dengan kegagalan dan berhenti menjajal , atau kita akan terus bangkit walaupun kita gagal berkali-kali, atau ada opsi lain yang mampu kita lakukan?





Kamu bisa melaksanakan refleksi diri selaku cara berguru dari pengalaman. Terus gimana sih caranya refleksi diri ini?






1. Menulis Jurnal





Cara yang paling efektif untuk refleksi diri yakni dengan membuat jurnal. Tulisan ini bebas kamu mau dalam bentuk apa aja. Isinya yakni menegenai deskripsi acara insiden yang sudah terjadi dan bagaimana reaksimu kepada insiden tersebut. Gak usah mikir harus beli jurnal, kau mampu nulis ini di buku harian, di note hp, bikin grup wa yang isinya kamu sendiri juga bisa. Disana kamu bisa melimpah kan semua kejadian-insiden yang sudah kau alami sehari penuh dan gimana perasaan kau dengan kejadian itu. Setelah ditulis kamu bisa baca ulang dan refleksi kan segala hal yang sudah kau tulis itu.





Pastinya ada banyak hal yang bisa kau dapat dari menulis jurnal tersebut. Misalnya nih kamu mampu mengetahui teladan prilakumu, kau juga tau apa sih yang bikin kau murung dan senang, kamu juga mampu menyaksikan duduk perkara apa yang sulit teratasi dengan baik. Intinya ini sungguh menolong kamu untuk mengerti siapa diri kamu sebetulnya.





2. Memikirkan Pengalaman Hidup





Gimana sih maksudnya? Makara kamu bisa merencanakan suatu waktu namun lazimnya waktu yang pas saat seperti ini adalah malam, nah disitu kamu mulai mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan kediri kau sendiri, contohnya apasih yang saya pelajari hari ini? dan kenapa saya merasa mirip ini?, sudah maksimalkah yang aku kerjakan hari ini? dan apasih yang mampu saya lakukan untuk memperbaiki kesalahan hari ini supaya tidak terulang lagi? Dengan cara ini kau bisa menentukan apa aja yang terjadi pada diri kau dan kau bisa memaknai nya secara logis.





3. Identifikasi Tingkah Laku Yang Mau Diubah





Lakukan lah pergeseran-perubahan kecil agar duduk perkara yang kemaren tidak terulang lagi. Sebenarnya mengubah diri itu yakni proses yang cukup panjang dan itu tidak akan pernah berhenti karena kita akan terus refleksi diri disepanjang proses kehidupan. Untuk itu kamu mampu melakukannya secara perlahan dan yakin kalo kau pasti mampu.





Itulah cara refleksi diri yang mampu kamu coba. Aktivitas ini bantu-membantu sangat berfaedah, namun mungkin masih ada yang belum sadar akan manfaatnya sehingga tidak dilaksanakan. Dengan melaksanakan ini kau bisa menangkal kegagalan yang berulang.





Tingkat keberhasilan kau tergantung pada diri kau sendiri. Apa yang kau mampu kerahkan dalam hidup adalah apa yang kamu akan dapat dari hidup. kau tidak mampu meminjam, meminta, atau mencuri kesuksesan orang lain. Kegagalan paling abadi ialah kegagalan untuk mulai bertindak. Bila kamu sudah mencoba dan ternyata gagal, kamu memperoleh sesuatu yang mampu dipelajari dan mungkin dicoba kembali. kau tidak akan pernah gagal jikalau kau terus berusaha.



Sumber yl.com


EmoticonEmoticon